Menilik situs resmi FAO tentang peringatan World Food Day 2022, tema Hari Pangan Sedunia 2022 adalah ”Leave No One behind”, artinya ”Tidak Meninggalkan Siapapun di Belakang”. Bentuk pelaksanaan dari tema ini yakni melalui produksi pangan yang lebih baik, nutrisi yang lebih baik, lingkungan yang lebih baik, dan ketersediaan pangan yang cukup.

Hari Pangan Sedunia 2022 ini menyerukan sinergi masyarakat dunia secara bersama-sama dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil di tiap negara, mengatasi ketidaksetaraan, meningkatkan ketahanan pangan, dan mencapai pembangunan berkesinambungan.

Perkumpulan Strada, tepatnya SMP Strada Pelita Pejompongan sebagai salah satu institusi pendidikan menggerakkan guru, karyawan, peserta didik, beserta orang tua untuk terlibat dalam kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang dilaksanakan bersama anak-anak pada hari senin, 17 Oktober 2022 dikarenakan pada tanggal 16 Oktober 2022 sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS) jatuh pada hari minggu. Sekolah mengambil peran untuk menyerukan makanan sehat selain yang berbahan beras.

Perkumpulan Strada sebagai sekolah katolik dibawah naungan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menyesuaikan dengan surat gembala dari keuskupan yang mengusung tema: ”Menghargai Pangan Sebagai Wujud Penghormatan Martabat Manusia”. Pesan yang disampaikan dari surat gembala ini mengajak kita semua untuk mampu menahan diri_tidak hedon, tidak menyisakan makanan, dan mengkonsumsi makanan sesuai keperluan, terlebih lagi tidak boleh membuang makanan.

Antusias peserta didik dalam kegiatan Hari Pangan Sedunia sangat tinggi, mereka mengemas berbagai masakan yg unik dan khas dari bahan dasar singkong/ketela, pisang, jagung, ubi, kacang hijau, teh tubruk, dan lain sebagainya.

         

Angeline Graciana (12), salah seorang peserta didik yang saat ini duduk di kelas VII SMP menyampaikan bahwasanya kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ini keren, seru, asik, meriah, menyenangan, dan mampu menambah solidaritas antar teman. Di kegiatan ini ia berkontribusi membuat puding jagung. Ia mempersiapkannya pada subuh hari ini dibantu mamanya. Menurutnya ia cukup puas dengan hasilnya, berharap di kegiatan Hari Pangan Sedunia berikutnya ia berharap mampu mempersiapkan lebih baik lagi, tambahnya.

Berbagai olahan yang tersajikan adalah  jagung susu, puding jagung, pisang goreng aroma, gethuk, bubur kacang hijau, motokebo (baca: mata kerbau_sajian olahan dari singkong yang di tengahnya diisi irisan pisang lalu dikukus). Semua masakan tersaji dengan nikmat di masing-masing kelas lalu disantap bersama.

Setiap anak dihimbau untuk membawa masing-masing tiga porsi dari bahan olahan yang mereka pilih. Satu untuk mereka sendiri dan dua lainnya untuk dibagi ke temannya, serta mereka juga berbagi kepada adik-adik SD Strada Pejompongan. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat saling berbagi dan peduli.

        

Kegiatan ini memiliki value yang besar bahwasanya Indonesia sebagai negara agraris patut kita syukuri. Negara Indonesia sebagai tanah yang subur memiliki potensi untuk penggerak ketahanan pangan nasional bahkan dunia.

Kesadaran ketahanan pangan terus kita tumbuhkan di benak masing-masing peserta didik dengan cara sederhana, mulai dari membiasakan_membudayakan untuk memahami kekayaan Indonesia, dengan harapan nantinya mereka mampu berkontribusi dalam ketahanan pangan, atau setidaknya mampu menyediakan kebutuhan makanan sehari-hari mereka tanpa ketergantungan pada beras. Anak didik juga perlu dibiasakan untuk makan makanan yang sehat dan bergizi agar kesehatan mereka tetap terjaga dan tidak rentan dengan penyakit seperti gerakan makan sayur dan no micin. Setiap 1 bulan sekali siswa-siswi makan makanan sehat dengan membawa bekal dari rumah. Dan di hari ini pula, siswa-siswi makan makanan sehat seperti makanan yang dimakan oleh Charista dan Angeline Gracia dari kelas 7.

Sebagai bentuk apresiasi dari kegiatan ini, maka sekolah memberikan penghargaan kepada kelas. Sebagai juara 1 diraih oleh kelas VII, juara 2 diraih oleh kelas VIII, dan juara 3 diraih oleh kelas IX. Selamat kepada kalian semua.

Teruslah berjuang dan berikan yang terbaik dari diri kalian agar kalian menjadi anak yang berkarakter dan kreatif. Salam AMDG

 

Sebarkan artikel ini